Asal Mula Polo shirt

Posted on Posted in Uncategorized

Pabrik Polo shirt

asal mula polo shirt
asal mula polo shirt

PT Bandung Indo Garmen melayani jasa produksi polo shirt, kaos berkerah, t shirt dan segala macam produk garment lainnya custom sesuai design customer.  perusahaan kami memiliki kapasitas produksi poloshirt hingga 25.000 pcs/ bulan,  dan telah dipercaya oleh beberapa perusahaan besar untuk memproduksi poloshirt, kaos dan produk garmen mereka. jika anda ingin memproduksi poloshirt anda, silahkan hubungi Customer service kami.

Asal Mula Polo Shirt

Kaos polo adalah pakaian klasik yang dimiliki banyak pria modern. Dengan pemakaian yang fleksibel (bisa dalam berbagai kegiatan) dan persepsi polo yang berkelas tapi tidak merepotkan, membuat polo menjadi barang wajib bagi pria untuk lemari pakaian mereka. Selain bisa dibeli di toko, konsumen yang butuh membuat kaos polo dalam jumlah banyak bisa pesan kaos polo shirt di konveksi kaos polo. Sebenarnya, dari mana asal mula polo shirt? Sejarahnya cukup panjang, tapi bisa cukup menggambarkan mengapa kaos polo menjadi sepopuler sekarang.

Sejarah pasti awal kaos polo memang tidak diketahui, tapi keterkenalannya sebagai kaos pemain polo dimulai di tahun 1800an di Manipur, India. Saat itu penjajah Inggris melihat orang India bermain polo di daerah itu, dan mulailah orang Inggris memainkan polo. Awalnya seragam pemain polo adalah kaos tebal yang berlengan panjang, tapi karena banyak pergerakan di permainan polo kaosnya mudah terseret angin dan sebagainya, akhirnya kaos itu diberi kancing beberapa buah agar tidak mudah melambai karena angin.  Kaos polo mulai populer setelah seorang pria dari Eropa yang melihat kaos polo berkancing mulai memperkenalkannya di dataran Eropa.

Selain kaos polo, yang mengalami perubahan seragam adalah permainan tennis. Seragam tennis awalnya kaos lengan panjang berkancing, pemainnya menggulung lengan kaos agar bergerak lebih bebas. Karena tennis awalnya permainan bagi orang kaya, fashion menjadi pertimbangan lebih penting daripada kemampuan untuk bergerak. Tapi karena permainan tennis menjadi semakin kompetitif, akhirnya banyak yang merasa tidak puas dengan kaos yang ada. Pemain tennis nomer satu saat itu, Jean Rene Lacoste menggunakan statusnya sebagai pemain terbaik untuk mempopulerkan kaos yang ia desain sendiri. Kaos tennis ia ubah menjadi lengan pendek, kerahnya menjadi ada kancing sehingga bisa dipisah dan bahannya berubah menjadi katun rajut. Perubahan ini membuat kaos polo menjadi semakin nyaman dan enak dipakai. Lacoste memenangkan kejuaraan tennis dengan kaos itu dan atlet lain saat itu mulai memakai kaos seperti desain buatannya. Tidak hanya sesama pemain tennis, bahkan pemain polo pun mulai mengubah kaos polo mereka sehingga menjadi mirip dengan kaos Lacoste. Lacoste setelah pensiun dari tennis memutuskan untuk menjual kaosnya secara besar-besaran, terutama dengan memberi lambang buaya di kaosnya.

Tahun 1972, seorang desainer bernama Ralph Lauren meluncurkan perusahaan pakaian. Ia ingin memakai nama yang melambangkan “gengsi” dan “tak termakan waktu”, akhirnya ia memilih nama Polo yang notabene olahraga orang kaya. Desainnya yang mirip dengan Lacoste membuat mereka bersaing memperebutkan pasar Amerika. Polo milik Ralph Lauren akhirnya semakin terkenal seiring perkembangan zaman sebagai kaos yang berkelas , santai dan tidak ribet.

Dan di jaman sekarang, kaos polo sudah menjadi bagian dari gaya hidup pria mapan untuk pakaian sehari-hari. Baik dengan kolega, keluarga atau teman, kaos polo sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan modern. PT Bandung Indo Garmen sebagai konveksi kaos polo termurah di bandung mendedikasikan perusahaan untuk melayani membuat kaos polo, jaket, kaos t-shirt dan apparel lainnya dengan harga murah dan kualitas terjamin. Organisasi anda bisa pesan kaos polo shirt di pabrik kami tanpa merasa cemas over-budget atau kualitas menurun karena efisiensi dan sistem produksi kami yang canggih. Tunggu apalagi, hubungi kontak person kami dan dapatkan penawaran terbaik kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *