Mengenal Jenis jenis Jaket

Posted on Posted in distro, industri konveksi

Asal kata jaket  berasal dari kata dalam bahasa Perancis yaitu “jaquette.” Kata ini berasal dari era Perancis Pertengahan yaitu dari kata benda “jaquet” yang merujuk pada tunik yang kecil atau ringan. Pada mulanya fungsi jaket hanya sebagai pelindung dari cuaca dingin. Namun karena tren fashion yang terus berkembang, sekarang ini muncul berbagai macam jenis jaket dengan keunikanya masing-masing.

Salah satu ciri khas jaket adalah bahan dasar pembuatannya. Jaket yang terbuat dari kulit asli atau original seperti kulit sapi dan domba akan berbeda tekstur dan ketebalannya dengan jaket semi kulit atau sintetis. Jaket kulit sapiumumnya lebih tebal dibandingkan dengan jaket kulit domba.

Jaket memiliki arti dan peran penting dalam kehidupan manusia. Arti utama dari jaket bagia manusia adalah pelindung dari cuaca luar sehingga kondisi tubuh tetap stabil. 

Karena perkembangan peradaban manudia, maka jaket memiliki ragam, corak, jenis, bentuk, dan model. Setiap varasi jaket punya kelebihan dan kekurangan (keunikan) yang membedakannya dengan ragam jaket lainnya.

Berikut ini jenis-jenis yang umum digunakan di masyarakat jaket yang kami rangkum.

1. Jaket Kulit

Jaket kulit umunya terbuat dari kulit sapi dan domba. Selain terbuat dari bahan kulit binatang, jaket kulit juga bisa menggunakan kulit buatan (sintetis).

Pelindung dari cuaca dingin dan angin ini memiliki ciri tampak depan adalah bukaan jacket berupa risleting, kancing, atau sabuk dari leher hingga bawah.

2. Jaket Bomber

Jaket ini awalnya dipakai oleh para pilot dan menjadi trend fashion anak muda di tahun 1970an. Di tahun 1990an, jacket ini kembali menjadi trend dan dipakai oleh para penyanyi dan musisi hip hop. Jacket ini memiliki ciri khas berbentuk tubuh berisi, dilengkapi dengan risleting dan kantung di kedua sisinya.

3. Jaket Windbreaker

Jaket ini memiliki ciri khas karet di pergelangan tangan, hoodie, dan kerah sehingga cocok digunakan pria yang sering menghabiskan waktu di daerah berhawa dingin atau pada saat mengendarai motor.

Jaket ini didesain secara khusus sehingga mampu menjaga suhu tubuh tetap normal dan merasa hangat meskipun kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.

4. Jaket Varsity

Awalnya jacket ini bernama Letterman Jacket dan hanya digunakan oleh para mahasiswa Universitas Harvard. Seiring dengan berjalannya waktu, jacket ini menyebar penggunaannya ke kampus-kampus lain hingga sekolah menengah atas dan kini dipakai oleh siapa saja.

Bahan jaket varsity ini kebanyakan berbahan fleece yang lembut dan halus di lengkapi dengan kerah dan kancing serta variasi warna. Bagian lengan dan tubuh yang juga dipasangi logo atau tulisan tertentu.

5. Jaket Denim

Jaket denim umunnya menggunakan bahan yang serupa celana Jeans. Jaket denim sepintas terlihat seperti kemeja, tapi dengan potongan bagian pinggang yang pendek dan lurus.

Jaket denim menjelma dari pakaian kerja para buruh Amerika Serikat pada akhir 1800-an menjadi salah satu penemuan mutakhir dalam dunia fashion yang tidak lekang dimakan zaman.

Pilihan motif dan bentuknya juga kini sangat beragam. Denim memiliki sifat yahan angin,dingin,hujan,dan cuaca apapun yang mungkin dihadapi.

6. Jaket Parka

Jaket ini memiliki potongan yang nyaman dan hoodie atau tudung berbulu dan menjadi populer di kalangan militer Amerika Serikat pada tahun 50an sebelum variasi ekor ikan selama Perang Korea.

Sedangkan di Britania sekitar tahun 60-an parka menjadi fashion utama dan diolah lagi oleh merek-merek mewah dengan siluet baru. Ciri khasnya adalah jaket yang tahan air, berkerudung tanpa bukaan depan, dan kadang-kadang drawstrings di pinggang dan manset. Kini, parka dipakai untuk kesempatan kasual bersama celana jeans dan sepatu trainer. Anda juga dapat tampil keren dengan menggunakan jaket jenis parka ini.

7. Jaket Harrington

Harrington merupakan jaket ringan sepinggang yang dibuat dari bahan katun, polyester, dan wool biasanya menggunakan pola tartan pada bagian dalam jaket.Tartan sendiri merupakan pola kotak-kotak berurut dari garis vertikal dan horizontal dalam berbagai warna.

8. Jaket Parasut

Jaket parasut biasanya terbuat dari bahan dasar taslan, polyester, despo, adidas dan diadora.

Jaket parasut mempunyai kelebihan water resistant atau tahan air (ada juga yang tidak anti air), tidak cepat kusut, lebih hangat dan lebih mudah dibersihkan.

Jaket ini biasa digunakan saat musim hujan, karena jaket jenis ini anti air atau penangkal air (masih bisa tembus air). Meskipun jaket ini anti air, jaket ini juga bisa dipakai untuk sehari-hari, karena modelnya yang modis tidak seperti halnya jas hujan.

PT Bandung Indo Garmen melayani jasa produksi berbagai macam jaket dengan beragam pilihan bahan dan sablon / bordir yang bervariasi. 

Kami telah dipercaya oleh beberapa perusahaan besar untuk memproduksi berbagai macam kebutuhan produk garmen mereka. Silahkan hubungi Customer service kami atau dengan mengklik tombol ‘Pesan via WhatsApp’ dibawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *