Mengenal Jenis Kain Parasut

Posted on Posted in bahan, distro
https://www.wraybros.co.uk/

Kain parasut atau dikenal juga dengan nama tafetta adalah salah satu jenis kain yang terbuat dari polyester yang memiliki sifat ringan, tipis dan mampu menangkal air.

Bahan parasut cocok untuk dibuat menjadi bahan jaket, furing, cover (penutup) ataupun produk konveksi outdoor lainnya. Selain kemampuan menangkal airnya, kain parasut juga memiliki keunggulan lain seperti hangat, mampu menangkal angin dan mudah dibersihkan.

Sebagian orang hanya mengenal nama ‘parasut’ sebagai nama bahan yang digunakan namun ada berbagai jenis bahan parasut dengan karakteristik yang berbeda sesuai kebutuhan. Berikut kami rangkum beberapa jenis kain parasut yang umum di pasaran.

1. Kain Despo

Kain despo adalah jenis kain windbreaker (penahan angin) seperti parasut yang memiliki ciri cukup halus, tidak kaku dan lebih tebal jika dibandingkan dengan bahan polyester, dan tentunya memiliki kemampuan anti air.

Kain despo memiliki suatu kelebihan yaitu bersifat breathable atau memiliki lapisan kain yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara.

2. Kain Taslan

Bahan taslan merupakan salah satu jenis kain yang terbuat dari benang sintetis serat nilon bertekstur  sehingga memiliki karakteristik yang lembut seperti katun, ringan, anti air, anti angin, kuat dan mempunyai daya tahan yang tinggi.

Kain taslan umumnya digunakan untuk membuat jaket dan jas hujan. Namun kain taslan lebih sering digunakan untuk membuat jaket karena kemampuan menahan airnya yang tidak sempurna karena tidak semua jenis taslan anti air (waterproof). 

3. Kain Polyester

Kain Polyester merupakan hasil campuran dari Polythylene Terephthalate (zat pada plastik) dan Ester (serat Fiberpoly dari minyak bumi). Keduanya menghasilkan kain yang tipis, kasar, namun awet. Penyebab sifat awet bahan ini terletak dari bahan dasarnya itu tadi, yakni (zat plastik dan minyak bumi).

Kain polyester memiliki beberapa kelebihan seperti tahan lama, tidak mudah kusut, cepat kering, tahan bakteri, dan tahan air sehingga cocok dikenakan  saat musim hujan. Namun bahan polyester kurang mampu menyerap keringat, sehingga kurang cocok jika digunakan saat cuaca panas.

 

 

Itulah jenis-jenis kain parasut yang kami rangkum. Tentu masih ada lagi jenis lainnya namun ketiga bahan diataslah yang paling populer. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *