Kelebihan dan Kekurangan Sablon Rubber

Posted on Posted in distro, industri konveksi

Saat anda hendak membeli kaos distro bersablon, biasanya jenis sablon yang ditawarkan adalah plastisol dan rubber. Sebenarnya masih banyak jenis dari sablon kaos lain yang tersedia di pasaran. Misalnya  sablon pasta, sablon foam, sablon pigmen, dan lain-lain, tapi sablon rubber dan sablon plastisol yang paling umum dipakai untuk sablon kaos. 

Pada artikel kali ini kita akan khusus membahas sablon rubber. Sablon rubber merupakan salah satu jenis sablon terbaik setelah sablon plastisol yang banyak dijadikan pilihan alternatif dalam penyablonan kaos. Tinta sablon rubber merupakan tinta berbasis air (water-based). Berikut kelebihan dan kekurangan sablon rubber.

Kelebihan Salbon Rubber

1. Harga Terjangkau

Tinta sablon rubber merupakan jenis tinta sablon yang harganya lebih murah dari jenis sablon lainnya di pasaran. Misal dibandingkan dengan tinta plastisol yang berkisar harga Rp. 100.000 – Rp. 300.000 per Kg nya, tinta rubber hanya sekitar Rp. 50.000 – Rp. 100.000 per Kg nya. Tapi tentu bergantung dengan merek dan kualitas setiap tinta.

2. Elastis

Seperti namanya sablon ini memiliki mengandung bahan karet, karena itu sablon ini memiliki sifat elastisitas dan daya rekat yang baik.

3. Perawatan Mudah

Tidak seperti sablon plastisol, sablon rubber relatif aman untuk disetrika dan tidak akan meleleh atau rusak saat terkena panasa setrika, tapi tetap dengan catatan penyetrikaan yang wajar. Sablon rubber akan tetap rusak bila disetrika sampai 5 menit non stop.

4. Cepat Kering

Dari segi proses produksi, sablon rubber lebih cepat keting dari jenis sablon lainnya. Dengan menggunakan mesin heat press bersuhu 120 derajat, tinta rubber dapat kering hanya dalam 15 – 20 detik. Jika tidak menggunakan mesin, hanya sekitar 5 – 10 menit. Tentu selisih waktu ini bisa menghemat proses produksi.

Kekurangan Sablon Rubber

1. Menimbulkan kerak

Dikarenakan sifat tinta rubber yang cepat kering, tinta ini sering menimbulkan kerak pada screen setelah proses penyablonan. Kerak yang muncul ini mengakibatkan tersumbatnya pori pori pada screen yang di gunakan untuk menyablon, sehingga screen perlu dibersihkan ulang ataupun diganti.

2. Limbah lebih banyak

Setiap jenis sablon pasti menghasilkan limbah, tapi karena tinta rubber ini menghasilkan kerak yang banyak, maka perlu pencucian yang lebih banyak. Ini mengakibatkan efek bola salju, jika tidak bisa memakai tinta rubber ini dengan baik, maka itu akan menciptakan limbah yang lebih banyak dibanding jenis sablon lain.

Sekian kelebihan dan kekurangan sablon rubber yang kami rangkum. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *