Mengenal Kain Acrylic

Posted on Posted in bahan, industri konveksi
Sumber: https://www.indiamart.com/

Jika anda pernah mendengar kata ‘acrylic’ mungkin yang pertama kali terlintas di pikiran anda adalah  bening dan keras serupa kaca yang biasa dipakai untuk membuat pernak pernik dan aksesoris. 

Acrylic pada dasarnya berasal dari bahan kimia yang bernama asam acrylic yang bisa bersifat korosif dan menyebabkan iritasi kulit. Dalam perkembangannya acrylic (akrilik) bisa diolah untuk dijadikan resin, kaca, cat sampai serat kain.

Kain Acrylic

Pengolahan bahan acrylic menjadi serat kain dimulai pada tahun 1934 dan mulai diproduksi masal pada tahun 1944. Serat acrylic digunakan sebagai bahan kain untuk membuat beberapa jenis pakaian seperti syal.
 
Produk hasil serat acrylic lainnnya adalah selimut, kain rajut dan pelapis sofa.
Dengan berbagai variasi, benang acrylic juga kerap digunakan sebagai kerajinan tenun, renda dan sulam. serat acrylic juga bisa digunakan sebagai serat tiruan kain katun.
 
Sweater Acrylic
Sumber: https://www.amazon.ca/
Kain acrylic dikenal juga dengan nama cashmillon, vannel,  acrillian, wolacryl, dan orlon. Dari segi rupa dan karakteristik, kain ini mirip dengan kain wol karena itulah kain ini sering dijadikan untuk bahan membuat syal. Bahan acrylic ini termasuk mudah kering dibanding sintetis lainnya, walaupun seratnya tidak bisa menyerap air.
 
Kain acrylic memiliki karakteristik ringan, lembut, dem dan aman untuk kulit. Kain acrylic juga mampu menahan panas tubuh tanpa menyebabkan rasa gatal di kulit. Meskipun seratnya tidak mampu menyerap air, namun ketika kita pakai, tetap terasa lembab.
 
Kekurangan kain acrylic diantaranya lembab bila terkena air, dan mudah untuk ditempeli debu karena kain ini akan menyimpan debu di sela serat.
 
Perawatan Kain Acrylic

Kain acrylic tahan terhadap pencucian kimia dengan dry cleaning dan bahan pelarut organik lainnya. Namun kain acrylic sangat peka terhadap cahaya terik matahari. Apabila anda menjemur kain acrylic  di bawah sinar mentari yang sedang panas, itu bisa menyebabkan bahan kain acrylic menjadi berubah.

Anda bisa mencuci kain acrylic dengan denterjen atau sabun pencuci lainnya. Sedangkan saat disetrika, kain jenis ini hanya boleh disetrika dengan setrika yang hangat alias jangan terlalu panas. Itu dikarenakan sifat kain acrylic yang mudah hangus dan terbakar. 

 

Sekian pengenalan kain akrilik yang kami rangkum, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *