Ragam bahan kaos

Posted on Posted in Uncategorized

Produsen Kaos

Kami  melayani jasa produksi kaos distro, kaos komunitas, polo shirt, jaket, sweater, seragam kantor dan segala macam produk garment lainnya sesuai design customer. Kami menerima pesanan qty kecil maupun besar. Segera Hubung hubungi Customer service untuk mendapatkan penawaran menarik.

Fungsi dan Definisi dari Jenis-Jenis Bahan Kaos

  1. Bahan-bahan Kaos

Untuk membuat kaos ada berbagai macam bahan yang digunakan. Pemilihan bahan yang digunakan untuk membuat kaos tergantung pada jenis dan fungsi kaos tersebut. Misalnya pada pakaian bayi para produsen kaos biasanya memakai bahan yang halus, lembut dan nyaman dipakai, Begitu pula dengan kaos untuk anak-anak harus menggunakan bahan yang halus, lembut dan nyaman untuk dipakai. Biasanya produsen kaos menggunakan bahan berjenis katun. Untuk mengenal lebih jauh tentang bahan-bahan kaos, berikut penjelasan tentang macam-macam jenis  bahan kaos :

  1. Bahan katun

Bahan katun merupakan jenis bahan yang dirajut (knitting) yang berbahan dasar serat kapas. Terdapat juga jenis bahan yang mirip dengan katun yaitu bahan polyester. Ada cara yang mudah untuk bisa membedakan antara bahan katun dengan bahan polyester yaitu dengan cara dibakar. Apabila bahan katun dibakar maka aromanya seperti kertas atau  kayu dibakar dan akan menjadi abu sedangkan bahan polyester apabila dibakar maka baunya seperti plastik dibakar, jalan apinya cepat dan akan menjadi arang. Para produsen kaos sendiri banyak menggunakan jenis bahan katun combed atau katun cardet. Katun combed yang biasa digunakan jenis katun combed 20’s, 24’s, dan 30’s. Maksud dari 20’s, 24’s dan 30’s adalah untuk menggambarkan gramasi atau ketebalan dari bahan katun combed itu sendiri. Semakin tinggi gramasinya akan semakin tebal bahannya.

Ada beberapa keunggulan dari bahan katun ini :

  • Menyerap keringat
  • Tidak mudah luntur
  • Tidak berbulu
  • Tidak mudah menciut apabila dicuci
  1. Bahan Pique atau Lacoste Pique

Bahan lacoste pique biasa digunakan untuk jenis polo-shirt atau kaos berkerah atau biasa juga disebut dengan wangki. Untuk membuat kaos berkerah ini para produsen kaos biasa menggunakan kerah jadi. Kerah jadi merupakan kerah yang sudah jadi yang diproduksi oleh pabrik. Bisa juga menggunakan kerah bikin yang dibuat oleh tukang jahit dengan menggunakan bahan yang sama dengan bahan kaos dan ditambahkan dengan kain keras tersebut atau biasa disebut juga dengan kerah bahan.

  1. Bahan PE

Bahan PE atau polyester merupakan bahan yang memiliki tingkatan dibawah katun dan bahan dasarnya adalah benang polyester. Polyester juga memiliki bentuk bahan sama dengan katun, seperti bahan untuk kaos oblong, poloshirt seperti bahan Lacoste PE. Bahan PE merupakan bahan yang murah akan tetapi pada beberapa jenis PE untuk bahan kaos, kain ini rawan kisut apabila dicuci dan mudah luntur.

  1. Bahan TC (teteron cotton)

Bahan TC atau teteron cotton merupakan hasil dari penggabungan  bahan katun dengan bahan polyester. Campuaran dari jenis bahan ini adalah 35% katun dan 65% polyester. TC sifatnya sama dengan bahan PE, bahannya panas karena kurang bisa menyerap keringat. Namun kelebihannya adalah bahan ini lebih tahan kusut dan tidak mudal melar meski sudah lama dipakai.

  1. Bahan CVC (cotton viscose)

CVC merupakan jenis bahan yang terbuat dari campuran bahan 55% katun dan 45% viscose. Bahan ini memilliki keunggulan yaitu tingkat susut polanya lebih kecil dari bahan katun dan bahan ini juga dapat menyerap keringat.

  1. Bahan Hyget

Bahan hyget merupakan jenis bahan yang terbuat dari plastikdan sangat tipis. Bahan ini biasa digunakan para produsen kaos untuk membuat kaos partai atau kaos kampanye karena bahan ini relatif murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *